← Semua catatan

Me Restart

1 menit baca

Kadang handphone ataupun komputer kalo sudah terlalu lama dipakai suka menjadi lemot atau berjalan lambat, begitulah juga hidup kita.

Kadang kalo kita sudah merasa banyak pikiran beban yg dirasa sudah terlalu berat kita juga harus me-restartnya.

Gimana me-restart hidup kita? Kalo dari aku pribadi kalo sudah terlalu jauh sama sang pencipta, kayaknya kita harus mulai mendekatkan diri kepada-nya, melepaskan beban pikiran yg kiranya ga terlalu penting buat kita pikiran, apalagi kalo itu emang di luar kendali kita.

Jadi kita harus tetap bisa mengendalikan diri kita sendiri, perasaan kita sendiri.

Dan harus tetap berjalan sesuai apa yg sudah direncanakan agak bisa terwujud semua angan dan ingin.

Kau boleh mencintai dia sebagaimana pun tapi biarkan dia mencintai pilihannya sendiri, semua orang berhak bahagia dan semua orang berhak dapat yg terbaik di hidupnya.

Mungkin dengan begitu dia bisa lebih bahagia lebih berkembang, daripada harus maksakan diri justru itu akan menyakitinya.

Katanya kamu mau menikah ya, agak kaget aku dengernya, kamu yg pernah bilang ga nikah juga gapapa tapi sekarang secepat itu perkataanmu berubah, mungkin sekarang kamu dapat lelaki yg begitu menyayangimu ya sampai kamu secepat itu.

Dan sampai akhirnya semuanya harus dipaksakan buat ditutup tanpa kecuali sedikit pun.

Tapi aku ikut seneng dengarnya, semoga nanti kamu menemukan kebahagiaan yg selama ini kamu belum pernah dapatkan ya, good luck and have fun ya.

Tuhan aku ikhlas mencintai orang itu, jika memang dia tidak ditakdirkan untukku, tolong berikan dia orang yang tidak memanfaatkan nya, yang dapat memahami egonya, dan sabar menghadapi sikapnya.. Banyak beban yang dia tanggung selama ini, aku sudah mencoba memperbaiki dan berusaha menjadi tempat istirahatnya, tapi bukan rumah sepertiku yang dia mau.